Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji signifikansi pengaruh negatif kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, dan profitabilitas terhadap kebijakan hutang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur. Sampel yang diperoleh dalam penelitian ini sebanyak 51 perusahaan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda dengan signifikansi alpha 0,05 dengan bantuan aplikasi SPSS 22. Data dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan yang tersedia di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2018. Dari hasil regresi linier berganda menunjukkan: Kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan negatif dan profitabilitas juga berpengaruh signifikan negatif terhadap kebijakan hutang, sedangkan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap kebijakan hutang.