Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Jovanka Maria Rumondor (STUDENT ID : jovankamr37@gmail.com)
Desak Nyoman Arista Retno Dewi (LECTURER ID : ..)
Subject
Psychology
Datestamp
2021-01-13 04:53:10
Abstract :
Psychological capital merupakan modal psikologis untuk mencapai kesuksesan seseorang dalam perkembangan, yang dikarakteristikan seperti self-efficacy, optimisme, hope, dan resiliensi. Psychological capital salah satu konstruk psikologis yang dapat dijadikan modal bagi individu dalam menghadapi dan mengatasi setiap tantangan yang ada. Sebuah usaha pasti tidak terlepas dari tantangan-tantangan. Begitu pula dengan usaha kedai kopi, seorang pengusaha kedai kopi harus memiliki modal psikologis agar dapat menghadapi dan mengatasi setiap tantangan yang ada. Peneliti membuat penelitian ini dengan tujuan untuk melihat bagaimana gambaran peran psychological capital pada pengusaha kedai kopi yang sampai saat ini masih dipertahankan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi fenomenologi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Teknik deduktif (theory-led thematic analysis). Informan dalam penelitian ini merupakan pemilik kedai kopi yang sudah menjalankan kedai kopi kurang lebih 1-2 tahun, dan usaha ini merupakan satu-satunya yang dimiliki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga pengusaha kedai kopi memiliki modal psikologis psychological capital pada dirinya. Hal ini terlihat dari masing-masing individu memiliki setiap aspek dari psychological capital, yaitu self-efficacy, optimisme, hope, dan resiliensi. Selain itu, ditemukan juga faktor-faktor yang mempengaruhi psychological capital pada individu yaitu faktor internal seperti religiusitas dan prinsip-prinsip yang diyakini dan juga faktor eksternal seperti dukungan dari lingkungan terdekat.