Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Laksono, Yohanes Paulus Caesar Ari
Subject
Faculty of Teacher Training and Education
Datestamp
2023-02-14 02:30:09
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Persepsi Konseli Tentang Konseling dan Kualitas Kepribadian Konselor Terhadap Keberhasilan Layanan Konseling Individual. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK Gamaliel 1 Madiun, yang pernah melakukan layanan konseling individual pada bulan Juli ? Oktober 2020 dengan jumlah 75 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, dengan demikian jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 75 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan metode angket berbentuk skala, yaitu skala keberhasilan layanan konseling individual, skala persepsi konseli tentang konseling, dan skala kualitas kepribadian konselor. Penulis mengajukan 3 hipotesis, yaitu: 1). Hipotesis minor pertama: Persepsi konseli tentang konseling berpengaruh terhadap keberhasilan layanan konseling individual, 2). Hipotesis minor kedua: Kualitas kepribadian konselor berpengaruh terhadap keberhasilan layanan konseling individual, 3). Hipotesis mayor: Persepsi konseli tentang konseling dan kualitas kepribadian konselor berpengaruh terhadap keberhasilan layanan konseling individual. Data dianalisis dengan menggunakan teknik regresi berganda. Model persamaan regresi ? = 20,074 + 0,228X? + 0,297X? hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: 1). Persepsi konseli tentang konseling berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan layanan konseling individual diterima, karena terbukti t hitung > t tabel = (2,008 > 2,000), 2). Kualitas kepribadian konselor berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan layanan konseling individual diterima, karena terbukti t hitung > t tabel = (2,323 > 2,000), 3). Persepsi konseli tentang konseling dan kualitas kepribadian konselor berpengaruh terhadap keberhasilan layanan konseling individual diterima, karena terbukti F hitung > F tabel = (9,037 > 3,12). Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa: 1). Hipotesis minor pertama diterima, 2). Hipotesis minor kedua diterima, 3). Hipotesis mayor diterima.