DETAIL DOCUMENT
Melawan prasangka di keluarga kawin campur (Pengalaman dan pemaknaan komunikasi antarbudaya pada keluarga besar kawin campur China-Jawa di Surabaya: sebuah studi fenomenologi)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Irene Christianti (STUDENT ID : feliciairene19@gmail.com)
Brigitta Revia Sandy Fista (LECTURER ID : ..)
Nanang Krisdinanto (LECTURER ID : ..)
Subject
Communication Science 
Datestamp
2021-02-22 00:58:00 
Abstract :
Penelitian ini bertitik tolak dari adanya fenomena keluarga kawin campur etnis China dan Jawa, dimana stereotipe, prasangka, dan konflik menjadi bagian dari lika-liku pengalaman keluarga kawin campur. Setiap keluarga pasti memiliki latar belakang budaya yang berbeda-beda, apalagi perkawinan campur yang mana memiliki masalah nilai, norma, dan keyakinan yang berbeda. Meskipun setiap anggota seringkali melakukan interaksi tidak menjamin komunikasi akan berjalan dengan mulus, hal ini terjadi tidak lain lagi individu masih menimbun dan enggan melepaskan prasangka terhadap kelompok etnis lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian deskriptif, serta metode fenomenologi dimana setiap individu dari keluarga informan akan mengkonstruksikan makna melalui sisi intersubyektifnya yaitu pengalaman yang pernah terjadi pada kehidupan mereka masing-masing dalam keluarga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam untuk memperoleh hasil dari sudut pandang orang pertama yaitu masing-masing dari individu anggota sebuah keluarga kawin campur antara China dan Jawa di Surabaya. Dilihat dari hasil temuan data, peneliti menemukan adanya stereotipe dan prasangka di antara kedua budaya itu yang bermuara pada konflik. Di sisi lain, peneliti juga mendapati adanya upaya melawan prasangka dengan negosiasi makna (kompromi) di dalam keluarga tersebut. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya