Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Putu Cantika Jenise Asri Masta (STUDENT ID : cantikajenise@gmail.com)
Benedictus Triagung Ruddy Prabantoro (LECTURER ID : 63.)
Lisa Pangemanan (LECTURER ID : ..)
Subject
Medicine
Datestamp
2021-01-28 04:56:37
Abstract :
Latar Belakang: Perdarahan pasca persalinan merupakah salah satu penyebab utama kematian ibu pada tahun 2017. Berdasarkan data yang diperoleh dari Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2017, kematian ibu akibat perdarahan adalah sebesar 28,26%. Beberapa faktor yang dinyatakan dapat mempengaruhi durasi perdarahan nifas adalah pelaksanaan IMD dan pemberian ASI secara eksklusif. Pelaksanaan IMD dan pemberian ASI dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin yang membantu kontraksi uterus untuk mengeluarkan sisa-sisa plasenta dan sisa jaringan desidua (lochia). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pemberian ASI 2 bulan penuh pada kelompok IMD dengan perdarahan nifas. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain penelitian cohort retrospective dan teknik pengambilan dari 60 sampel yang digunakan pada penelitian ini diambil secara simple random sampling. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan informasi dari data sekunder yang dilakukan di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya pada Bulan Juli sampai September 2020. Uji analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan uji Mann-Whitney U untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel penelitian. Hasil: Didapatkan hasil dari uji statistik adalah tidak adanya hubungan antara kedua variabel (p = 0,211). Simpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan pada pemberian ASI 2 bulan penuh pada kelompok IMD dengan perdarahan nifas.