Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Jonathan Alvino (STUDENT ID : jonathanalvino99@gmail.com)
Ignatius Srianta (LECTURER ID : 2601.)
Ira Nugerahani (LECTURER ID : ..)
Subject
Agriculture and Food Technology
Datestamp
2021-01-26 07:04:53
Abstract :
Angkak biji durian dapat bermanfaat sebagai pewarna alami yang berpotensi sebagai antikanker, anti-hiperkolesterol, antidiabetes, dan lain-lain. Pigmen yang dihasilkan pada angkak biji durian masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan media yang mengandung pati sebagai sumber karbon, salah satunya adalah tepung beras. Penambahan tepung beras dapat berpotensi untuk meningkatkan produksi pigmen angkak biji durian. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsetrasi tepung beras terhadap produksi pigmen Monascus purpureus M9 pada angkak biji durian. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu konsentrasi tepung beras yang terdiri dari enam taraf perlakuan, yaitu 0%, 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10% (b/b). Percobaan ini diulang sebanyak empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi tepung beras berpengaruh nyata terhadap warna (lightness, redness, yellowness, dan hue) dan kadar pigmen larut air serta etanol angkak biji durian. Semakin tinggi konsentrasi tepung beras yang ditambahkan maka terjadi penurunan nilai lightness dan terjadi peningkatan nilai redness, yellowness, dan chroma serta terjadi peningkatan kadar pigmen larut air dan etanol. Pengujian profil pigmen angkak biji durian dengan penambahan tepung beras pada pigmen larut etanol menunjukkan adanya 15 spot sedangkan pigmen larut air 5 spot. Perlakuan terbaik berdasarkan ketiga uji tersebut adalah angkak biji durian dengan penambahan tepung beras 10%.