Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Irene Chyntia Dewi Hariyanto (STUDENT ID : Chyntiadewi22@gmail.com)
Margaretha Indah Epriliati (LECTURER ID : ..)
Susana Ristiarini (LECTURER ID : ..)
Subject
Agriculture and Food Technology
Datestamp
2021-01-28 03:26:15
Abstract :
Roti merupakan produk pangan yang diperoleh dari adonan tepung
terigu yang diragikan dengan ragi roti dan dipanggang. Bahan pokok
penyusun roti meliputi tepung terigu, cairan (air, susu), ragi, gula, garam,
dan dapat ditambahkan bahan lain seperti lemak dan telur. Susu yang umum
digunakan pada pembuatan roti adalah susu sapi. Susu sapi mengandung
laktosa yang tidak dapat dikonsumsi oleh penderita lactose intolerant. Salah
satu bahan yang dapat dimanfaatkan untuk menggantikan susu sapi dalam
pembuatan roti adalah sari kedelai, karena tidak mengandung laktosa.
Penelitian ini bertujuan untuk (a) mengetahui pengaruh protein kedelai pada
berbagai konsentrasi sari kedelai manis terhadap sifat fisikokimia dan
organoleptik roti manis dibandingkan kontrol positif protein susu sapi dan
(b) menentukan perlakuan terbaik berdasarkan hasil pengujian organoleptik
preferensi. Konsentrasi sari kedelai manis yang digunakan adalah 0%, 10%,
20%, 30%, 40% dan 50% dari total air, serta susu sapi 100% sebagai
kontrol positif. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan
Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kelompok dan dikelompokkan
berdasarkan ulangan. Parameter yang dianalisa meliputi sifat fisikokimia
yaitu volume roti yang diuji dengan metode seed displacement dan porositas
roti serta sifat organoleptik (kesukaan terhadap warna, aroma, rasa, dan
tekstur). Data hasil pengujian dianalisis dengan uji ANOVA pada ?=5%.
Hasil yang menunjukkan adanya pengaruh antar perlakuan dilanjutkan
dengan uji DMRT pada ?=5% untuk mengetahui adanya perbedaan antar
perlakuan. Perlakuan terbaik ditentukan berdasarkan uji preferensi
organoleptik dengan metode spider web. Hasil penelitian menunjukkan
semakin tinggi konsentrasi sari kedelai manis menyebabkan ukuran pori roti
lebih kecil dan seragam. Volume roti mengalami penurunan pada
penambahan sari kedelai 30% hingga 50%. Berdasarkan uji organoleptik
preferensi, perlakuan terbaik adalah roti manis dengan penambahan sari
kedelai manis 50%.