Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Yehezkiel Prakoso Putra Yunen (STUDENT ID : yehezkiel.yunen97@gmail.com)
Ignatius Jaka Mulyana (LECTURER ID : ..)
Ivan Gunawan (LECTURER ID : ..)
Subject
Engineering
Datestamp
2021-01-27 07:01:44
Abstract :
Perkembangan teknologi informasi yang pesat dan wabah pandemi Covid-19 yang melanda dunia saat ini menyebabkan belanja secara online menjadi alternatif terbaik bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Bagi para pelaku usaha yang belum mempunyai online channel, kondisi ini menjadi momentum mereka membuka online channel. Namun masih banyak pemilik usaha melakukan penetapan harga dengan intuitif. Hal tersebut membuat performansi usaha tidak mencapai titik optimal, sehingga strategi penetapan harga menjadi perhatian khusus. Pemasaran produk dilakukan melalui offline channel dan online channel. Konsep ini disebut juga sebagai Dual Channel Supply Chain (DCSC). Subyek penelitian ini adalah UKM di Kota Surabaya yang dikategorikan ke dalam tiga kelompok produk: craft, fashion, dan snack. Penelitian ini mengusulkan pendekatan dengan model matematis untuk menetapkan harga produk pada online channel secara optimal. Parameter penting yang menjadi perhatian adalah rasio penerimaan pelanggan terhadap online channel pada produk tersebut. Hasil percobaan yang dilakukan didapatkan harga yang optimal online channel untuk produk kain batik sebesar Rp 64.284, produk keripik sebesar Rp 6.852, dan produk sepatu tidak disarankan untuk memasarkan produk pada online channel.