DETAIL DOCUMENT
Standarisasi simplisia daun miana (Plectranthus scutellarioides) dari tiga daerah berbeda
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Gracea Ztevany Tarpono (STUDENT ID : graceaztevtarpono@gmal.com)
Sumi Wijaya (LECTURER ID : .)
Henry Kurnia Setiawan (LECTURER ID : ..)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2021-02-16 01:45:49 
Abstract :
Tanaman miana (Plectranthus scutellarioides) memiliki khasiat antara lain sebagai peluruh haid, penambah selera makan, menetralisasi racun, menghilangkan gumpalan darah, dan obat cacing. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan standarisasi spesifik dan non spesifik simplisia daun miana yang diperoleh dari tiga daerah berbeda (Batu, Pacet dan Yogyakarta). Parameter spesifik terdiri dari identitas simplisia, organoleptis, kadar sari larut air, kadar sari larut etanol, skrining fitokimia, penetapan profil kromatogram secara kromatografi lapis tipis (KLT), penetapan profil spektrum infrared (IR), dan penetapan profil spektrum UV. Parameter non spesifik meliputi susut pengeringan, kadar abu, kadar abu tidak larut asam, kadar abu larut air, dan pengukuran pH. Hasil standarisasi simplisia daun miana yaitu kadar sari larut air > 13%, kadar sari larut etanol > 10%, memiliki kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan triterpenoid. Pada spektro IR memiliki bilangan gelombang yang menunjukkan adanya gugus O-H, C-H, C=C, dan C-N. Hasil kadar susut pengeringan < 8%, kadar abu total < 16%, kadar abu tidak larut asam < 3%, kadar abu larut air < 9%, pH pelarut etanol 6,0-6,5 dan pH pelarut air 5,0-5,5. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya