Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Fadilah Puspa Ramadhani (STUDENT ID : fadilahramadhani.0101@gmail.co)
Teguh Widodo (LECTURER ID : 0703096403)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2021-08-20 07:05:42
Abstract :
Pada umumnya masyarakat indonesia mengkonsumsi parasetamol secara peroral untuk menurunkan demam, dimana rute peroral memiliki kekurangan yaitu obat akan mengalami first past effect dan degradasi enzimatik di saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sediaan patch ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) dengan enhancer natrium lauril sulfat (NLS) dan matriks HPMC terhadap temperatur dan jumlah neutrofil tikus putih jantan galur Wistra (Rattus norvegicus). Metode penelitian yang digunakan adalah dengan desain post test control group dengan analisis varian One Way ANOVA yang akan dilanjutkan dengan Duncan. Hasil dan kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sediaan patch ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) dengan dosis 400 gram dan dengan peningkat penetrasi natrium lauril sulfat dengan konsentrasi 0,8% dapat menurunkan temperatur tubuh dan jumlah neutrofil tikus putih galur Wistar lebih cepat, jika dibandingkan dengan sediaan patch ekstrak etanol daun pepaya (Carica papaya L.) tanpa peningkat penetrasi natrium lauril sulfat.