Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Maria Paula Tina (STUDENT ID : emanuelosa89@gmail.com)
Siti Surdijati (LECTURER ID : 9907158533)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2021-08-23 09:08:01
Abstract :
Ketersediaan obat pada unit Pelayanan Kesehatan sangat
mempengaruhi Mutu Pelayanan Kesehatan. Karena itu perlu adanya pengelolaan obat yang baik yang bertujuan menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan obat yang efisien, efektif dan rasional. Pengendalian mutu Pelayanan Kefarmasian merupakan kegiatan yang dapat dilakukan terhadap kegiatan yang sedang berjalan maupun yang sudah berlalu. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui monitoring dan evaluasi untuk menjamin Pelayanan Kefarmasian yang sudah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan upaya perbaikan kegiatan yang akan datang.
Pengendalian mutu Pelayanan Kefarmasian harus terintegrasi dengan program pengendalian mutu pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Dampak dari tidak terlayaninya resep karena sediaan di Instalasi Farmasi kosong adalah kemungkinan pasien tidak dapat mendapatkan obat yang dibutuhkan sehingga proses pengobatan pasien tertunda. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui apakah ketersediaan obat di Rumah Sakit Fatima memenuhi persyaratan Indikator Mutu Rumah Sakit Fatima dan untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi proses pengadaan obat berdasarkan indikator Mutu Rumah
Sakit Fatima ketapang Kalimantan Barat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental dengan sifat analitik menggunakan data resep dari Instalasi Rawat Inap dan Instalasi Rawat Jalan yang masuk ke Instalasi Farmasi pada periode bulan Februari 2020 ? April 2020. Hasil penelitian yang diperoleh disesuaikan terhadap Kamus Indikator Mutu pelayanan Ketersediaan obat, dimana pada bulan Februari 2020 diperoleh hasil sebesar 97,75%, pada bulan Maret 2020 diperoleh hasil sebesar 97,55% dan pada bulan April 2020 diperoleh hasil sebesar 91,67%. Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pengadaan obat pengiriman obat lama mengingat Rumah Sakit berada di daerah, obat kosong di distributor dan Instalasi Farmasi tidak melakukan stok opname.