Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Nadiah Darayani (STUDENT ID : nadiahdarayani123@gmail.com)
Yesiana Dwi Wahyu Werdani (LECTURER ID : 0714117701)
M.T Arie Lilyana (LECTURER ID : 0730097502)
Subject
Nursing Science
Datestamp
2021-08-30 05:22:20
Abstract :
Pengobatan kemoterapi memiliki efek samping mual muntah pada pasien kanker. Terapi komplementer yang dapat meringankan mual muntah pemberian aromaterapi jahe. Tujuan penelitian ini membuktikan pengaruh aromaterapi jahe terhadap mual muntah pasien kanker yang menjalani program kemoterapi. Penelitian ini menggunakan desain pre experiment dengan pendekatan one group prestest dan postest design. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu aromaterapi jahe, dan variabel dependen pada penelitian ini yaitu mual muntah. Populasi semua pasien kanker yang sedang menjalani program kemoterapi diwilayah Puskesmas Kedungdoro Surabaya dan Puskesmas Pacar Keling Surabaya. Sampel penelitian ini 20 pasien kanker yang sedang menjalani program kemoterapi yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi yang sudah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive sampling. Instrumen variabel independen menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan instrumen variabel dependen menggunakan Kuesioner RINVR (Rhodex?s indeks nausea and vomiting recthing). Pada penelitian ini data tidak berdistribusi normal sehingga uji hipotesis yang digunakan adalah Wilcoxon sign ranks test. Hasil penelitian ini dapatkan skor rata-rata sebelum diberikan aromaterapi jahe 6.700 ± 3.027 dan hasil sesudah diberikan aromaterapi 0.950 ± 1.986, dengan uji hipotesis didapatkan p=0.000 kesimpulannya ada pengaruh pemberian aromaterapi jahe terhadap mual muntah pasien kanker yang sedang menjalani program kemoterapi. Jahe memiliki bau yang khas yaitu pedas dan aromatik, kandungan didalam jahe terdapat senyawa bioaktif 5-HT3, sehingga aromaterapi jahe yang diberikan selama 5 hari dengan durasi 5 menit pertama lalu dilanjutkan 5 menit kedua setelah 30 menit dapat menurunkan mual muntah pasien kanker yang sedang menjalani program kemoterapi.