Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Novia Kusumadewi (STUDENT ID : noviakusu98@gmail.com)
Andhika Alexander Repi (LECTURER ID : 0701079101)
Subject
Psychology
Datestamp
2021-08-30 05:30:57
Abstract :
Penggemar idol K-Pop memiliki aktivitas untuk mencari informasi tentang idol, mendengarkan lagu, membeli merchandise, menonton variety show atau music video. Hal tersebut, dapat berdampak kebahagiaan penggemar yang dapat dikaitakan dengan subjective wellbeing. Namun, apabila penggemar tidak dapat mengontrol perilaku dalam menggemari idol secara berlebihan, dan mendalami kehidupan idolanya, hal ini akan membentuk celebrity worship. Pasa penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara celebrity worship dengan subjective wellbeing pada penggemar idol K-Pop. Partisipan pada penelitian ini merupakan penggemar idol K-Pop dan data yang diperolah berjumlah 113 partisipan yang berusia diantara 18 tahun hingga 25 tahun. Pengambilan data celebrity worship menggunakan skala celebrity worship dengan aspek entertainment social, intense personal, borderline pathological, sedangkan subjective wellbeing menggunakan skala subjective wellbeing dengan aspek kognitif dan afektif Berdasarkan data yang tidak lulus uji asumsi menggunakan uji korelasi non-parametric Kendall?s tau_b , mendapatkan hasil bahwa tidak ada hubungan antara celebrity worship dengan subjective wellbeing dengan nilai Sig. 0,080 (p> 0,05) dan nilai koefisien korelasi 0,114. Tidak adanya hubungan antara kedua variabel tersebut dapat dijelaskan bahwa partisipan usia dewasa awal lebih memiliki fokus terhadap hal lain dalam kehidupannya sehingga menyukai idol K-Pop secara berlebihan tidak berhubungan dengan pembentukan Subjective wellbeing dalam dirinya.