Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Winda Wahyuni (STUDENT ID : windawahyuni33@gmail.com)
Iwan Sahrial Hamid (LECTURER ID : 0)
Y. Teguh Widodo (LECTURER ID : 0703096403)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2021-08-31 08:07:39
Abstract :
Luka insisi merupakan luka yang disebabkan oleh benda tajam
seperti pisau dan pecahan kaca. Lendir bekicot (Achatina fulica) bermanfaat
untuk mempercepat proses penyembuhan luka insisi. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas sediaan hidrogel lendir bekicot
(Achatina fulica) pada penyembuhan luka insisi tikus putih galur Wistar
terhadap jumlah neutrofil dan kepadatan kolagen. Pengujian efektivitas
dilakukan pada 24 ekor tikus putih jantan galur Wistar dan di kelompokkan
secara acak dibagi ke dalam 4 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol
negatif (basis hidrogel), kontrol positif (povidon iodin), P1 (lendir bekicot),
P2 (hidrogel lendir bekicot). Jumlah neutrofil dan kepadatan kolagen
diamati secara mikroskopis pada hari ke-3 dan ke-7. Data diuji secara
statistik menggunakan metode One Way Anova dilanjutkan dengan uji
perbandingan berganda (Post Hoc Test) menggunakan uji Ducan Test.
Hidrogel lendir bekicot (Achatina fulica) dapat menurunkan jumlah
neutrofil (10,33±2,517) dan meningkatkan kepadatan kolagen
(290,8167±1,42858) pada hari ke-7 perlakuan jika dibandingkan dengan
jumlah neutrofil (21,00±2,000) dan kepadatan kolagen (220,1967±9,07073)
kelompok kontrol negatif. Berdasarkan analisis diatas dapat disimpulkan
bahwa hidrogel lendir bekicot (Achatina fulica) efektif dalam
menyembuhkan luka insisi terhadap penurunan jumlah sel neutrofil dan
peningkatan kepadatan kolagen.