Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Agnes Sole (STUDENT ID : agnessole2@gmail.com)
Lisa Soegianto (LECTURER ID : 0729017401)
Restry Sinansari (LECTURER ID : 0703088804)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2021-09-02 07:58:33
Abstract :
Penyakit infeksi masih menjadi penyebab masalah kesehatan yang
utama dan dapat menyebabkan kematian. Bakteri hingga kini merupakan
penyebab infeksi serius baik bakteri gram positif maupun bakteri gram
negatif. Hibiscus rosa-sinensis merupakan salah satu tanaman yang
digunakan secara tradisional yang memiliki potensi sebagai antibakteri
karena kandungan senyawa yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dari ekstrak daun
Hibiscus rosa-sinensis dan potensi aktivitas antibakteri terhadap bakteri
gram negatif berdasarkan kajian literatur. Teknik pengumpulan data pada
penelitian ini menggunakan sumber data yang diperoleh pada Google
Scholar dengan rentang tahun terbit jurnal 2010 ? 2020. Berdasarkan
analisis dengan metode kajian literatur, Hibiscus rosa-sinensis mempunyai
potensi aktivitas antibakteri terhadap bakteri gram negatif dengan zona
hambat tertinggi 23±1,01 mm pada bakteri Escherichia coli dan 14 mm
pada bakteri Pseudomonas aeruginosa karena mengandung adanya senyawa
metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, tanin dan senyawa fenolik