Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Vilomena Rosni (STUDENT ID : vilomenarosni@gmail.com)
Maria Yuliana (LECTURER ID : 0706078605)
Sandy Budi Hartono (LECTURER ID : 0726127601)
Subject
Engineering
Datestamp
2022-01-21 02:18:51
Abstract :
Selulosa asetat merupakan salah satu produk industri kimia yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan membran, filter rokok, tekstil, dan bio-plastic. Selulosa asetat mempunyai nilai komersial yang cukup tinggi karena memiliki beberapa keunggulan diantaranya karakteristik fisik dan optik yang baik serta kemudahan dalam pemrosesan lebih lanjut. Selulosa asetat dapat di produksi dengan solution process yang menggunakan asetat anhidrid sebagai solvent dan berlangsung dengan adanya asam asetat sebagai diluent serta asam sulfat sebagai katalis. Proses pembuatan pulp dari tongkol jagung terdiri dari; proses pengubahan pulp menjadi selulosa asetat dengan menggunakan proses asetilasi dan hidrolisis, kemudian dilanjutkan proses recovery. Dari proses tersebut selulosa asetat yang akan di hasilkan dari Pabrik CAC memiliki
komposisi sebesar 95,96%. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di kawasan Industri Bojonegoro, Jawa Timur. Lokasi ini dipilih karena berdekatan dengan kota penghasil bahan baku serta dekat dengan sumber air yang akan digunakan sebagai keperluan proses industri. Kapasitas produksi pabrik direncanakan 27.000 ton/tahun dengan 330 hari kerja dalam 1 tahun. Pendirian pabrik ini dimaksudkan untuk menutupi kebutuhan selulosa asetat yang ada di Indonesia sebesar 525 ton/tahun, dan selanjutnya dilakukan ekspor selulosa asetat meuju ke beberapa bagian di Dunia untuk memenuhi kebutuhan di Dunia sebesar 6,9% dari kebutuhan dunia sejauh ini masih belum ada pabrik yang membuat selulosa asetat dengan bahan baku limbah tongkol jagung di Indonesia.Prarencana pabrik selulosa asetat dari tongkol jagung memiliki rincian sebagai berikut:
Bentuk Perusahan : Perseoran Terbatas (PT)
Produksi : Selulosa asetat (CA)
Statur Perusahan : Swasta
Kapasitas Produksi : 27.000 ton/tahun
Hari Kerja Efektif : 330 hari/tahun
Sistem operasi : Kontinyu
Waktu Mulai Beroperasi : Tahun 2025
Bahan Baku : Tongkol jagung
Kapasitas Bahan Baku : 144,214 ton/hari
Utilitas :
1. Air : Air sanitasi = 6,864 m3/hari
Air pendingin = 40.092,63 m3/hari
Air umpan boiler = 3.960,14 m3/hari
2. Saturated steam (190?) = 3.139.514,45 kg/hari
3. Listrik = 15.384.322 kW/tahun
4. LNG (Liquefied Natural Gas) = 132.254,1 m3/tahun
5. IDO (Marine Fuel Oil) = 5.914,1 m3 /tahun
Jumlah Tenaga Kerja : 108 orang
Lokasi Pabrik : Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur
Luas Pabrik : 21.958,758 m2
Analisa ekonomi :
? Rate of Return (ROR) sebelum Pajak = 20%
? Rate of Return (ROR) sesudah Pajak = 13%
? Rate of Equity (ROE) sebelum Pajak = 51%
? Rate of Equity (ROE) sesudah Pajak = 33%
? Pay Out Time (POT) sebelum pajak = 4,44 tahun
? Pay Out Time (POT) sebelum pajak = 5,6 tahun
? Break Even Point = 40%