Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Toride Anggreawan (STUDENT ID : account.toride.a.17@ukwms.ac.i)
Mudjilah Rahayu (LECTURER ID : 0718085905)
Sofian Sofian (LECTURER ID : 0714098905)
Subject
Accounting
Datestamp
2021-09-09 06:47:39
Abstract :
Arus keuangan bisa terpantau secara jelas dan terperinci sangat dibutuhkan oleh
perusahaan, hal tersebut bisa terbantu dengan adanya akuntanbilitas oleh
manajemen perusahaan. Sumber laporan keuangan yang dimiliki perusahaan
memiliki kurun waktu tertentu dengan tujuan susunan informasi keuangan lebih
terperinci. Di tahun 2008 ketika keuangan global terguncang oleh krisis, secara
tidak langsung membuat pelaku manajemen bisnis dan investasi menyadari
pentingnya laporan keuangan dalam pengambilan keputusan. Salah satu kasus
laporan keuangan berintegritas rendah di Indonesia adalah PT. Inovisi Infracom,
Tbk. Dimana pada Pencatatan saham perusahaan diputuskan oleh BEI untuk di
delisting dari perdagangan Bursa Efek Indonesia karena salah pernyataan dalam
laporan keuangan yang disampaikan oleh PT. Inovisi Infracom, Tbk. (IDNfinancial,
2017). Fluktuasi ekonomi di masa mendatang mengharuskan perusahaan untuk
bersikap hati-hati dalam menyajikan laporan keuangan. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui apa saja yang berpengaruh dalam penentuan integritas laporan
keuangan.
Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan
menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI),periode
pengamatan 2016-2019. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis
regresi linear berganda. Landasan teori yang digunakan adalah landasan teori
agensi.
Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa integritas laporan
tidak sepenuhnya sesuai dengan yang berhubungan teori agensi. Dalam menambah integritas
laporan keuangan, perusahaan manufaktur perlu meningkatkan penjualan saham sehingga
beban moral manajemen untuk memberikan laporan keuangan yang baik semakin besar.
Selain itu sektor pemodalan juga bisa menjadi alternatif dalam integritas laporan keuangan
dikarenakan beban tanggung jawab hutang pemodalan.