Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Alvarado Putra Adi Pratama (STUDENT ID : alvaradoputra@gmail.com)
Subject
Philosophy
Datestamp
2021-09-09 07:15:37
Abstract :
Latar belakang penulisan karya tulis ini adalah keinginan penulis untuk
memperdalam fenomena masyarakat kapitalisme modern. Masyarakat kapitalisme
modern memiliki ciri khas antara lain menempatkan komoditas diatas segalanya,
dan juga menggunakan rasionalisasi dalam berbagai bidang kehidupan. Masyarakat
yang menempatkan komoditas diatas segalanya berangkat dari pengalaman
kehidupan sosial sehari-hari sehingga terjadi demikian. Rasionalisasi dalam
pengertian ini adalah prinsip kalkulasi yang menghitung sedetail-detailnya apa saja
yang menjadi produksi. Fenomena ini bisa dilihat dalam kerja yang semakin termekanisasi. Fenomena reifikasi dalam masyarakat Kapitalisme modern sekarang,
membuat orang memperlakukan segala hal sebagai komoditas. Relasi antar
manusia pun juga bisa jatuh pada reifikasi dan mengakibatkan manusia tidak lagi
berelasi dengan sehat dan membuat manusia mengalami penindasan karena
terbelenggu dengan reifikasi. Filsuf yang menganalisis reifikasi adalah Georg
Lukács, seorang filsuf dari Hongaria. Lukács mencoba menganalisis fenomena
masyarakat kapitalisme modern yang menurutnya memiliki permasalahan spesifik
yaitu fetisisme komoditas. Lukács secara spesifik menulis tentang reifikasi dalam buku History and
Class Consciousness: Studies In Marxist Dialektics dengan judul esai yaitu ?reifikasi dan kesadaran kelas proletar.? Oleh sebab itulah rumusan masalah dari karya tulis ini adalah Apa Konsep Reifikasi Menurut Georg Lukács dalam buku
History and Class Consciousness: Studies In Marxist Dialektics? Metode yang
digunakan penulis dalam mengerjakan skripsi ini adalah metode penelitian
mengenai naskah atau buku yang hendak menyelidiki secara filosofis karangan
seorang filsuf.
Berdasarkan penelitian penulis, reifikasi merupakan fenomena masyarakat
kapitalisme modern yang memperlakukan segalanya sebagai komoditas sehingga
memperoleh objektivitas khayal yang menutupi hakikat dasar manusia. Reifikasi
seperti yang dipahami Lukács menyebabkan manusia berada dalam posisi
kontemplatif, tunduk pada sistem sehingga manusia perlu dibebaskan dari reifikasi
ini. Lukács sendiri melihat kodrat manusia adalah manusia yang otentik, bebas dari
mekanisasi. Oleh karena kodrat manusia itu ?tergantikan? dengan reifikasi, para
pekerja menjadi tunduk pada sistem yang dibuat kaum kapitalis. Lukács dalam
pencariannya pun menemukan fenomena reifikasi hadir di segala lini misalkan
dalam dunia kerja, dunia jurnalistik, dan birokrasi negara.
Oleh karena reifikasi merupakan semacam penundukkan terhadap kodrat otentik manusia, manusia perlu dibebaskan dari belenggu ini. Lukács mengharapkan hadirnya revolusi dengan menominasikan kaum proletar sebagai
subjek-objek sejarah, sehingga kaum proletar perlu disadarkan akan panggilannya ini. Supaya hadir kesadaran kelas, Lukács mengusulkan hadirnya partai komunis
untuk membantu kaum proletar dalam mencapai kesadaran kelas. Oleh sebab itu tidak mengherankan esai reifikasi dan kesadaran kelas proletar merupakan jantung
karya Lukács dalam buku History and Class Consciousness: Studies In Marxist Dialektics.