Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Alamsyah Amrilulloh (STUDENT ID : alamsyah.amr@gmail.com)
Siti Surdijati (LECTURER ID : ..)
S. Joko Semedi (LECTURER ID : 0)
Subject
Pharmacy
Datestamp
2021-09-17 08:23:52
Abstract :
Kanker kolorektal adalah suatu tumor ganas terbanyak di antara tumor lainnya yang menyerang saluran pencernaan. Kanker kolorektal merupakan penyakit kanker yang menempati urutan ketiga terbesar di dunia setelah kanker payudara dan kanker prostat. Pemberian kemoterapi sebagai salah satu modalitas terapi kanker telah terbukti dapat memperbaiki hasil pengobatan kanker, baik untuk meningkatkan angka kesembuhan,
ketahanan hidup, maupun masa bebas penyakit dan kualitas hidup penderita, namun kemoterapi juga membawa serta berbagai efek samping dan komplikasi. Salah satu rejimen yang sering digunakan yaitu oxaliplatin, 5-fluorouracil, dan leucovorin. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profil penggunaan oxaliplatin, 5-fluorouracil dan leucovorin sebagai
rejimen kemoterapi pengobatan kanker kolorektal meliputi dosis, lama pemberian, interval pemberian serta DRP`s (Drugs Related Problems) terkait efek samping yang sering terjadi dengan harapan pasien mendapatkan pengobatan yang aman. Pada hasil studi literature review dosis kombinasi mFolfox yang paling sering digunakan adalah Oxaliplatin 85 mg / m2, leucovorin 200 mg / m2, 5-Fluorouracil 400 mg / m2. Durasi siklus kemoterapi dikaitkan dengan tingkat toksisitas atau efek samping yang terjadi yaitu neuropati perifer. Efek samping yang banyak terjadi yaitu neutropenia, trombositopenia, anemia, hepatotoksisitas, neuropati, dan neuropati orofasial.