DETAIL DOCUMENT
Perbandingan aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak daun sereh (Cymbopogon citratus (DC) Staph) dan sediaan gel hand sanitizer terhadap bakteri telapak tangan
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Serlyna Mutiara Dewi (STUDENT ID : serlynaaa@gmail.com)
Agus Purwanto (LECTURER ID : 0717086401)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2021-10-07 03:05:12 
Abstract :
Telapak tangan merupakan organ tubuh manusia yang sering digunakan untuk beraktivitas sehingga terdapat banyak bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit. Senyawa geraniol, sitral dan sitronelol (golongan terpenoid) pada minyak sereh memiliki potensi aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan potensi antibakteri antara ekstrak daun sereh dan hand sanitizer yang dikemas dalam bentuk gel dengan menggunakan metode eksperimental laboratoris. Penelitian dilakukan melalui ekstraksi daun sereh, pembuatan sediaan gel beserta evaluasi fisiknya, inokulasi dan isolasi bakteri telapak tangan, serta uji aktivitas antibakteri dari masingmasing kelompok perlakuan. Isolasi bakteri telapak tangan dilakukan dengan cara streak plate. Hasil isolasi didapatkan 2 isolat bakteri yang berbeda secara makroskopik dan mikroskopik. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode sumuran dan menggunakan suspensi bakteri yang sesuai dengan larutan standar McFarland 0,5 dan diinkubasi selama 24 jam pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri sediaan gel ekstrak daun sereh tidak terdapat perbedaan yang signifikan dengan aktivitas antibakteri sediaan gel hand sanitizer yang ada di pasaran terhadap bakteri telapak tangan. Zona jernih yang terbentuk pada sediaan gel ekstrak daun sereh pada isolat 1 dan isolat 2 berturut-turut yaitu 15,96±1,04 mm dan 14,51±1,23 mm. Sedangkan zona jernih pada gel hand sanitizer pada isolat 1 dan isolat 2 berturut-turut yaitu 13,29±1,63 mm dan 15,38±4,43 mm. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya