DETAIL DOCUMENT
Pengaruh metode ekstraksi terhadap kadar flavonoid ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Author
Agung Budi Prasetyo (STUDENT ID : agungbudifrassetio@gmail.com)
Angga Rahabistara Sumadji (LECTURER ID : 0708088701)
Subject
Pharmacy 
Datestamp
2021-10-08 03:37:55 
Abstract :
Daun kemangi (Ocimum basilicum L.) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat, yaitu dapat digunakan untuk mengobati bau badan dan sebagai antiradikal bebas. Flavonoid merupakan salah satu kandungan senyawa kimia yang terdapat dalam daun kemangi (Ocimum basilicum L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Penelitian dilakukan untuk membandingkan hasil metode maserasi dengan metode sokletasi menggunakan pelarut etanol 96%. Kadar flavonoid diukur dengan menggunakan Spektrofotometri UV-Vis dengan baku standar Quercetin. Kadar flavonoid yang dihasilkan dianalisis dengan uji statistik Mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar flavonoid metode ekstraksi sokletasi sebesar 9,3106% lebih besar dari metode ekstraksi maserasi sebesar 6,2756%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai sig kurang dari 0,05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar flavonoid metode maserasi dan sokletasi. 
Institution Info

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya