Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
Arief Prasetiyo, NIM. 122016004
Subject
Teknologi Bahan Peledak, Bahan Bakar
Datestamp
2020-09-10 07:47:35
Abstract :
Semakin meningkatnya penggunaaan bahan bakar minyak membuat ketersediaan bahan bakar minyak semakin menipis, hal ini merupakan tantangan yang harus diantisipasi dengan mencari sumber energi alternatif lain sebagai sumber energi terbarukan. Salah satu alternatif yang bisa dimanfaatkan yaitu minyak nabati yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Biodiesel adalah energi alternatif yang diperoleh dari lemak hewan ataupun minyak nabati yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Salah minyak nabati yang dapat diolah menjadi biodiesel adalah minyak jagung. Pembuatan biodiesel dari minyak jagung menggunakan proses etanolisis, dimana akan terjadi pemecahan gugus trigliserida menggunakan alkohol membentuk ester dan gliserol sebagai produk sampingnya. Proses pembuatan biodiesel pada penelitian ini menggunakan minyak jagung, ethanol dan katalis basa NaOH. Dilakukan menggunakan labu leher tiga yang dilengkapi dengan thermometer, pemanas serta magnetic stirrer sebagai pengaduk. Cuplikan di ambil setiap 10 menit sekali kemudian dianalisis besar konversi perbagiannya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh rasio jumlah katalis dan kecepatan pengadukan terhadap konversi minyak jagung menjadi metil ester.
Pada penelitian ini kondisi optimum dicapai pada perbandingan pereaksi 4 mgek/mgek, persentase katalisator 2.5 % berat minyak dengan konversi yang diperoleh 0,7847 bagian dan kecepatan pengadukan 350 rpm dengan konversi 0,7646 bagian.