Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
MALA SOLEHA, NIM. 702016071
Subject
Parasit
Datestamp
2020-09-15 04:09:49
Abstract :
Diperkirakan 50 juta infeksi dengue terjadi di seluruh dunia setiap tahun. Dalam jumlah angka kesakitan 64,27% di Kota Palembang 2015 dan kematian demam berdarah dengue terus menjadi masalah kesehatan masyarakat. Tingginya angka kesakitan demam berdarah dengue ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain faktor karakteristik dan faktor lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor karakteristik penderita dan lingkungan dengan kejadian DBD di RSUD Palembang Bari Periode Januari 2015-Agustus 2019. Penelitian merupakan penelitian observasional deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian menggunakan 309 data rekam medis penderita DBD yang tercatat di RSUD Palembang Bari dan faktor lingkungan yang didapatkan dari BMKG Kota Palembang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian di RSUD Palembang Bari memiliki angka kejadian 309 kasus. Berdasarkan karakteristik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor karakteristik penderita berdasarkan usia (p = 0,031) dan tingkat pendidikan (p = 0,050) dan tidak terdapat hubungan antara faktor karakteristik penderita berdasarkan jenis kelamin (p = 0,369) dengan kejadian DBD. Hasil karakteristik lingkungan menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara suhu udara dengan kejadian DBD (p = 0,032) dengan kekuatan korelasi sangat lemah dan tidak terdapat hubungan antara curah hujan (p = 0,797) dan kelembaban relatif (p = 0,718). Kejadian DBD selama 2015-2019 di Kota Palembang yang paling tinggi didapatkan pada bulan Maret-April pada setiap tahunnya. Bagi tenaga kesehatan untuk rutin melaksanakan PSN 2-3 bulan sebelum Maret, baik musim hujan ataupun tidak penghujan.