Abstract :
Latar belakang penelitian ini adalah meningkatkan keterampilan menulis teks puisi
bebas kepada siswa agar siswa mampu menghasilkan sebuah karya puisi hasil
imajinasi dan daya khayal dari dalam diri siswa. Sehingga siswa dapat berpikir kreatif
sesuai dengan ide dan gagasan yang ada di dalam pikiran siswa berdasarkan
kehidupan nyata yang pernah terjadi di lingkungan siswa. Masalah dalam penelitian
ini adalah bagaimanakah pengaruh model pembelajaran glasser terhadap kemampuan
siswa kelas VIII dalam menulis teks puisi bebas di SMP Negeri 1 Banyuasin III ?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh model
pembelajaran glasser terhadap kemampuan siswa kelas VIII dalam menulis teks puisi
bebas di SMP Negeri 1 Banyuasin III. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 229
siswa dari seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Banyuasin III dan sampel
penelitian ini berjumlah 56 siswa, dari kelas VIII H berjumlah 28 siswa sebagai kelas
ekperimen dan kelas VIII G berjumlah 28 siswa sebagai kelas kontrol. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekperimen semu. Teknik pengumpulan
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, angket dan wawancara. Hasil
penelitian ini diketahui bahwa siswa kelas eksperimen dengan menggunakan model
pembelajaran glasser diperoleh nilai rata-rata 82,85 dan standar deviasinya 12,82 dan
hasil siswa kelas kontrol dengan tidak menggunakan model pembelajaran glasser
diperoleh nilai rata-rata 79,46 dan standar deviasinya 9,75 setelah datanya dianalisa,
maka didapat nilai rata-rata kelas eksperimen lebih baik dari nilai rata-rata kelas
kontrol. Kemudian dari hasil analisis data dengan menggunakan statistik uji-t
diperoleh thitung =2,91 untuk taraf signifikan 5 % dan db = 54 didapat ttabel = 1,67. Ini
berarti thitung ? ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi hipotesis yang menyatakan
?Ada pengaruh yang berarti dengan menggunakan model pembelajaran glasser
terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks puisi bebas siswa kelas VIII SMP
Negeri 1 Banyuasin III?. Dapat diterima kebenarannya. Oleh karena itu, peneliti
menyarankan pada guru Bahasa Indonesia agar memberikan materi pelajaran dengan
model yang bervariasi. Kemudian, peneliti juga menyarankan untuk siswa lebih
meningkatkan lagi minat dalam belajar bahasa Indonesia khususnya materi menulis
teks puisi bebas.