Abstract :
ABSTRAK
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK BATIK JUMPUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA
(Studi Kasus UKM Batik Jumputan Ishak Palembang)
Yenti
Program Studi Teknik Industri, Universitas Muhammadiyah Palembang
Email yentimatnur17@gmail.com
Industri batik di Indonesia umumnya merupakan industri Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang menjadi mata pencaharian sebagian Indonesia. Batik Jumputan Ishak Palembang adalah salah satu UKM tempat pembuatan Batik Jumputan. Proses produksinya masih ditemukannya produk yang kualitasnya tidak sesuai dengan standar atau dapat dikatakan produk tersebut mengalami kerusakan. Rata-rata produk cacat selama tahun 2019 sebesar 6.32 % dari produk yang dihasilkan. Sehingga produksi UKM Batik Jumputan Ishak Palembang perlu dilakukan perbaikan kualitas agar dapat meminimalisir defect. Untuk mencapainya dapat melalui kajian menggunakan metode Six Sigma DMAIC dan kaizen. Metode DMAIC digunakan dalam menganalisa penyebab produk cacat. Sementara untuk metode kaizen digunakan dalam upaya perbaikan. hasil penelitian menunjukan ada tiga jenis kecacatan, untuk jenis kecacatan paling banyak yaitu pada warna kain batik jumputan tidak rata. Penyebab terjadinya cacat manusia: kurang teliti dan terburu-buru, material: zat warna dan kain batik yang digunakan tidak dapat dipengaruhi, metode: instruksi kerja, lingkungan: temperatur dan pencahayaan, mesin: cutter tumpul. Usulan perbaikan dari penelitian ini adalah meningkatkan pengawasan terhadap kinerja karyawan, memberikan pengarahan kepada pekerja, membuat standar khusus di setiap hasil proses, membuat standar operasional prosedur (SOP).
Kata kunci : Batik Jumputan, Kaizen, Pengendalian Kualitas, Six Sigma, 5w+1h.