Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
Romyzar Arya Putra, NIM. 152016041
Subject
Pabrik-pabrik (Manufactures)
Datestamp
2020-09-25 03:46:55
Abstract :
Kondisi lingkungan yang semakin memburuk menyadarkan banyak pihak mengenai isu lingkungan. Salah satu UKM yang memiliki dampak yang berpotensi besar terhadap lingkungan adalah UKM Tahu Pak Kitur. Proses produksi tahu tentunya menghasilkan limbah. Untuk mendukung konsep Green Industry, UKM perlu memperhatikan bagaimana proses produksi yang memiliki dampak terhadap lingkungan. Namun sampai saat ini UKM belum mengetahui bagaimana dampak yang ditimbulkan dari proses produksi yang dilakukan. Untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan, digunakan metode Life Cycle Assessment (LCA). LCA digunakan untuk menilai siklus hidup produk dari suatu produk atau proses dengan melakukan input data material dan energi hingga output yang dihasilkan. Nantinya hasil LCA akan dibandingkan dengan skenario yang memungkinkan menjadadi alternatif perbaikan. Proses LCA dibantu menggunakan Software SimaPro dengan pengolahan daa, didapatkan besar single score total sebesar 4076,345 Pt, dengan dampak lingkungan dari yang terbesar hingga terkecil adalah Human Health (Kesehatan Manusia) sebesar 1701,54 (41,7%), Ecosistem Quality (Kualitas Ekoistem) sebesar 1409,057 (34,6%), dan Resources (Sumber Daya) sebesar 965,7484 (23,7%). Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan rekomendasi perbaikan untuk mengurangi dampak lingkungan yaitu dengan mengganti kayu bakar dengan biogas sebagai bahan bakar.