DETAIL DOCUMENT
ANALISA PERBANDINGAN KUALITAS AGREGAT HALUS (PASIR) SUNGAI KISAM, SUNGAI GILAS DAN SUNGAI SINGAU KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN UNTUK MUTU BETON K-300
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
M RIZKI PRATAMA, NIM. 112014164
Subject
Konstruksi dalam Bahan-bahan Khusus 
Datestamp
2020-11-13 02:22:50 
Abstract :
INTISARI/ABSTRACT Beton merupakan suatu campuran dari bahan semen Portland, agregat kasar, agregat halus dan juga air melalui perbandingan tentu saja bahan pembuat reaksi zat kimia untuk mengeraskan beton itu sendiri. Pasta semen merupakan campuran dari adukan beton air, dan semen sehingga berbentuk pasta, beton K-300 adalah beton yang dapat digunakan untuk menahan beban kuat tekan sebesar 300 Kg/Cm². Setelah itu beton akan mongering dan pada umur 14-28 hari setelah waktu pengecoran. Agregat Halus (Pasir) Sungai Kisam, Sungai Gilas dan Sungai Singau Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan sering digunakan untuk campuran bahan bangunan. Dari ketiga Sungai tersebut yang memiliki kualitas terbaik atau dapat dikatakan sebagai pasir terlayak adalah agregat halus (pasir) Sungai Kisam. Dan dari Sungai Kisam, Sungai Gilas dan Sungai Singau tersebut untuk pembuatan beton normal K-300 dalam umur 14 hari dan 28 hari sebanyak 30 kubus untuk ketiga jenis pasir tersebut. Analisa pengaruh pengunaan agregat halus ini didapatkan hasil kuat tekan beton rata-rata maksimum pasir Sungai Kisam pada umur 14 hari sebesar 276,9 (Kg/Cm²) pada umur 28 hari sebesar 325,4 (Kg/Cm²). Sungai Gilas umur 14 hari sebesar 257,9 (Kg/Cm²) dan umur 28 hari sebesar 319,1 (Kg/Cm²), Sungai Singau pada umur 14 hari sebesar 235,6 (Kg/Cm²) dan pada umur 28 hari sebesar 308,7 (Kg/Cm²). Kata Kunci : Kuat Tekan Beton K-300 Pasir Ogan Komering Ulu Selatan. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Palembang