Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
RAHADIAN RAHMAD, NIM. 612016102
Subject
Kritik dakwah
Datestamp
2020-11-14 04:03:21
Abstract :
Jika ditinjau pada zaman para Nabi dan Rasul aktifitas dakwah tidak dapat dipisahkan dengan Problematika Dakwah itu sendiri, karena sejatinya masyarakat adalah mahluk pembangkang, yang lebih mempercayai kejadian realistis menurut akal mereka, dan lupa bahkan tidak percaya pada kehidupan setelah kematian, meskipun mereka menyatakan beragama Islam, namun tugas para da?i adalah menyadarkan, mengajarkan ilmu-ilmu syar?i dan hakikat sebenarnya manusia diciptakan.
Penelitaian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang mana data primer penelitian ini diperoleh dari masyarakat Desa Talang Balai, dan data sekunder diperoleh dari Ketua Desa, Talang Balai,
Metode Penelitian Kualitatif Dengan Cara Observasi, Wawancara dan Teknik Analisis Data. Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki lapangan, selama berada dilapangan, dan setelah berada dilapangan.
Pertama. Masyarakat Desa Talang Balai merupakan penduduk yang menjaga tradisi nenek moyang mereka, paktik kesyirikan dan berita tahayul sangat dipercayai oleh masyarakat pada zaman itu, namun semenjak perkebangan zaman dan da?i mulai berdakwah di daerah ini, masyarakat mulai meninggalkan kebiasaan syirik dan tahayul secara bertahap.
Kedua. Problematika Dakwah Islamiyah yang dihadapi para da?i di desa ini yaitu terletak pada kebiasaan masyarakat yang enggan berangkat ke masjid untuk mengerjakaan shalat lima waktu, dan masyarakat enggan menuntut ilmu agama sehingga berdampak terhadap kebiasaan sosial yang masih primitive, walaupun masyarakat desa ini dapat dikategorikan masyarakat moderen.
Ketiga. Praktik kesyirikan dan tradisi nenek moyang yang dilakukan masyarakat Desa Talang Balai berdampak dan menjadi Problematika Dakwah Islamiyah di Desa Talang Balai pada zaman ini.