Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
MEKY FACHRYANSYAH YURI, NIM. 152015039
Subject
Pabrik-pabrik (Manufactures)
Datestamp
2019-09-21 03:29:48
Abstract :
Setiap lingkungan kerja selalu memiliki risiko kecelakaan kerja, besarnya resiko kecelakaan kerja tergantung dari jenis industri, teknologi serta upaya pengendalian resiko dalam lingkungan kerja.Manajemen risiko terbagi atas tiga bagian yaitu Hazard Identification, Risk Assessment dan Risk Control.Biasanya dikenal dengan singkatan HIRARC. Dari hasil pengamatan lapangan menjadi informasi Alur Proses dari Pembangunan Rumah yang dikerjakan oleh PT. Grand Anugerah Wijaya meliputi: pemasangan pondasi, pemasangan dinding, pemasangan kusen kayu (Tulang Pada Jendela dan Pintu), pemasangan rangka atap, dan finishing. Hasil dari identifikasi terdapat 27 potensi bahaya yang dialami pekerja bangunan, dari hasil identifikasi potensi bahaya tersebut dapat dinilai potensi resiko (risk level) di antaranya: 10 risiko di level sangat rendah, 14 risiko di level rendah, dan 2 risiko di level sedang. Pengendalian risiko dengan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment and Risk Control) yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahaya kerja terhadap karyawan bangunan diantaranya eliminasi, substitusi, rekayasa, administrasi, dan APD (Alat Pelindung Diri).
Kata kunci : HIRARC, Keselamatan Kesehatan Kerja K3, Alat Pelindung Diri (APD).