Abstract :
UKM Kerupuk 818 merupakan salah satu UKM yang memproduksi kerupuk dikota Palembang. Pada persediaan bahan baku diUKM Kerupuk 818 masih kurang optimal karena membengkaknya biaya persediaan bahan baku pembuatan kerupuk. Dengan Metode Economics Order Quantity (EOQ) Mampu mengoptimalkan biaya persediaan, yang mana setelah menerapkan Economics Order Quantity (EOQ) selama satu tahun persediaan tepung mampu memberikan keuntungan sebesar Rp 17.450.39.- dengan pemesanan bahan baku yang optimal sebesar 3.326,42kg = 3 ton dengan frekuensi 4 kali pemesanan dalam per 3 bulan sekali dalam satu tahun. dan memberikan keuntungan pada persedian garam sebesar Rp 910.770.77,- apabila perusahaan menerapkan Economics Order Quantity (EOQ). Dengan pemesanan bahan baku garam sebesar 762,1041kg dan frekuensi sebannyak 9 kali dalam satu tahun.
Kata kunci : Persedian, bahan baku kerupuk, Economics Order Quantity (EOQ).