Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
MEYLINDA RAHAYU, NIM. 122015056
Subject
Teknologi Minyak, Lemak, lilin dan Gas Industri
Datestamp
2019-10-12 01:37:45
Abstract :
Meningkatnya kebutuhan akan konsumsi minyak goreng mengakibatkan ketersediaan minyak di pasar tidak mencukupi kebutuhan konsumen, sehingga kerap kali terjadi penggunaan minyak goreng yang berulang-ulang dengan pemanasan suhu yang tinggi mengakibatkan terbentuk senyawa aldehida, keton, serta bauk tengik, yang mempengaruhi mutu dan gizi bahan pangan yang digoreng. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar air dalam minyak, kadar asam lemak bebas, dan angka penyabunan minyak goreng sebelum dan sesudah penggorengan secara berulang dengan pemberian karbo aktif dari ampas tebu.variabel penlitian berupa intensitas pemakaian minyak, lama perendaman serta ukuran partikel ampas tebu yang digunakan. Kondisi yang optimum berada pada intensitas penggorengan selama 12 jam dengan penurunan kadar air 0,0098 %, perendaman ampas tebu selama 144 jam dengan adsorbs kadar asam lemak bebas hingga mencapai0,0128 %; serta ukuran partikel ampas tebu 14,5 gr yang menurunkan angka penyabunan dengan titik terendah mencapai 194,1960.
Kata kunci: Ampas tebu, Minyak jelantah, Adsorben