Abstract :
Aminah, 61 2015 026 Menghafal Al-Qur?an (surat-surat pendek) merupakan
suatu aktivitas belajar yang menekankan kepada kemampuan kognisi (keyakinan)
dalam mengingat ayat Al-Qur?an (surat-surat pendek). Menghafal Al-Qur?an
(surat-surat pendek) sebagai metode dan langkah awal belajar sebelum metode
pembelajaran yang lainya. Proses menghafal Al-Qur?an (surat-surat pendek)
melibatkan aktivitas kognitif, psikis, psikomotorik orang yang menghafalkan ayat
akan menjumpai kemudahan dan kesulitan sehinga memunculkan dinamika
psikologis. Senang saat menjumpai kemudahan dan sedih saat sulit menghafal. Dan
untuk memotivasi anak agar minat menghafal Al-Qur?an khususnya bagi anak usia
dini, diperlukan metode yang tepat untuk mencapai hasil yang optimal. Namun
faktanya, tidak semua anak bisa mendapatkan pendidikan sejak usia dini, terutama
pendidikan agama Islam.
Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan penulis dengan judul ?
Strategi Dakwah dalam Memotivasi Anak Menghafal Surat-Surat Pendek Taman
Kanak-Kanak Mandiri Jakabaring?. Berdasarkan data yang diperoleh melalui hasil
wawancara, observasi dan dokumentasi.
Strategi dakwah yang diberikan yaitu strategi terdapat dalam surat An-Nahl
ayat 125 terdapat 3 hal Bil Hikmah (memperhatikan situasi dan kondisi, Mauizatul
Hasanah (memberikan nasihat dengan kasih sayang), Mujadalah Billati Hiya
Ahsan (tidak memberikan tekanan-tekanan) sama dengan strategi sentimentil
karena dalam menggajarkan anak-anak menghafal surat-surat perlu dengan
ketekunan dan kesabaran. memfokuskan kepada hati mengerakan perasaan dan
memberikan nasehat dalam memotivasi anak awalnya berupa niat yang baik dan
ketulusan hati guru dengan memberikan pujian ataupun reward dengan berkata
lemah lembut tanpa adanya tekanan-tekanan untuk menghafal surat-surat pendek.
Memotivasi anak tergambarkan dalam niat Guru untuk memotivasi anak
taman kanak-kanak mandiri khusunya kelas B1 Guru memotivasi anak supaya
memiliki kepercayaan diri dan semangat dalam menghfalkan surat-surat pendek.
Guru kelas B 1 dapat memilih kata-kata yang mudah dipahami untuk anak-anak.
Hendaknya penyampaian motivasi tidak menggunakan kalimat yang menggarah
pada bentuk kalimat yang beresiko atau akibat buruk karena hal itu justru membuat
anak takut. Sebaiknya mengunakan kalimat pujian atau reward bagi anak taman
kanak-kanak mandiri yang bisa menghafalkan surat-surat pendek yang telah di
tentukan.
Adapun faktor pendukung strategi dakwah dalam memotivasi anak untuk
menghafal surat-surat pendek adalah keaktifan guru dan kerja sama yang baik dari
orang tua. Sedangkan faktor penghambat adalah aspek kecerdasan anak dan
lingkungan sosial yang kurang kondusif.
kata kunci: dakwah, menghapal alquran