Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
RAYSHA DIANA PUSPA, NIM. 422015003
Subject
Holtikultura
Datestamp
2019-10-22 03:37:13
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui takaran pupuk kompos kotoran sapi
dan pemasangan mulsa plastik dan mulsa jerami padi yang berpengaruh
baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium
ascalonicum L.). Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran
unngulan yang sejak lama telah di usahan petani secara insentif , komoditas ini
termasuk ke dalam sayuran rempah yang berfiungsi sebagai biumbu penyedap
makan serta bahan tradisional, Upaya peningkatan produktivitas bawang merah
dapat ditingkatkan dengan perbaikan teknik budidaya bawang merah seperti
penggunaan mulsa dan pemupukan. Mulsa yang umum digunakan untuk kegiatan
budidaya tanaman sayuran adalah mulsa plastik hitam perak. Pupuk kandang sapi
mempunyai kadar serat seperti selulosa yang tinggi dibandingkan pupuk kandang
lain. Pupuk kandang sapi stelah dikomposkan mengandung kadar N 2,34 %, P
1,08 % dan K 0,69 dengan C/N ratio 16,8% . dilaksanakan di lahan milik petani
yang terletak di jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami, Km 7
Palembang Sumatera Selatan. dilaksanakan dari bulan Mei sampai Juli 2019.
Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Petak
Terbagi (Split-plot design) dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan.
Adapun perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut : petak utama :.
pemberian Jenis kompos (S), S1= Pupuk organik kotoran sapi (5 ton/ha), S2 =
Pupuk organik kotoran Sapi (10 ton/ha), S3 = Pupuk organik kotoran Sapi (15
ton/ha). anak petak : (M0), tanpa mulsa , (M1) mulsa jerami , (M2) mulsa plastik
.Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah Tinggi Tanaman (cm), Jumlah
Daun (helai)/Tanaman, Jumlah Umbi Rumpun (umbi), Jumlah anakan
perrumpun ,Berat Umbi Rumpun (g) dan Berat Umbi/Petak (kg). Hasil penelitian
menunjukan bahwa pemberian pupuk organik kotoran sapi dengan takaran 15
ton/ha atau 3kg/petak dengan penggunaan mulsa jerami padi menghasilakan produksi tertinggi yaitu 2,13 kg/petak atau setara dengan 8,52 ton/ha.
kata kunci: kompos, kotoran sapi, dan jenis mulsa