Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
SUSI APRIYANTI, NIM. 432014005
Subject
industri pangan
Datestamp
2019-10-26 04:51:01
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan limbah kepala
udang windu dan kulit ikan gabus pada pembuatan kerupuk kemplang dengan
berbagai perbandingan. Penelitian ini Alhamdulillah telah dilaksanakan pada
bulan Januari 2019 sampai dengan bulan Agustus 2019 di laboratorium Fakultas
Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang dan Balai Riset dan
Standarisasi Industri Palembang.
Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Non
Faktorial. Faktor penelitiannya adalah perbandingan kepala udang windu dan
kulit ikan gabus dengan lima tingkat faktor perlakuan dan diulang sebanyak
empat kali. Masing-masing perlakuan dengan perbandingan kepala udang windu
(KUW) dan kulit ikan gabus (KIG) yaitu : P1 (KUW 45% : KIG 5% dari tepung),
P2 (KUW 35% : KIG 15% dari tepung), P3 (KUW 25% : KIG 25% dari tepung),
P4 (KUW 15% : KIG 35% dari tepung) dan P5 (KUW 5% : KIG 45% dari
tepung).
Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah analisis kimia, uji fisik
dan uji inderawi. Analisis kimia meliputi kadar protein , kadar kalsium dan kadar
air pada kerupuk kemplang. Uji fisik meliputi volume pengembangan dan uji
inderawi meliputi warna, aroma dan rasa dengan uji hedonik serta tingkat
kerenyahan dengan uji ranking pada kerupuk kemplang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perbandingan limbah kepala udang
windu dan kulit ikan gabus berpengaruh sangat nyata terhadap kadar protein,
kadar kalsium, kadar air dan volume pengembangan pada kerupuk kemplang
yang dihasilkan. Kadar protein tertinggi, kadar kalsium dan kadar air terendah
kerupuk kemplang terdapat pada perlakuan P5 (kepala udang windu 5% : kulit
ikan gabus 45% dari tepung) dengan nilai rata-rata 7,41%, 0,031% dan 10,18%.
Sedangkan volume pengembangan tertinggi terdapat pada perlakuan P3 (kepala
udang windu 25% : kulit ikan gabus 25% dari tepung) dengan nilai rata-rata
389,36%.
Hasil uji hedonik warna, rasa, aroma dan kerenyahan kerupuk kemplang
dengan nilai tingkat kesukaan tertinggi terdapat pada perlakuan P3 (kepala udang
windu 5% : kulit ikan gabus 45% dari tepung) dengan nilai rata-rata 4,15, 4,20
dan 4,25 yang semuanya termasuk dalam kriteria disukaipanelis serta 0,61
dengan kriteria renyah.
kata kunci: pembuatan kerupuk, kemplang