Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
LENI FEBRIYANTI, NIM. 122015046
Subject
Bahan Kimia Organis
Datestamp
2019-10-28 04:33:38
Abstract :
Proses pembuatan songket melalui beberapa tahapan yaitu salah satunya
pencelupan benang ke dalam zat warna. Namun hingga saat ini banyak pelaku
industri yang belum memahami cara pengolahan limbah yang tepat sebelum
dilepas ke lingkungan .Oleh karena itu , perlu adanya usaha untuk menanganiatau
mengurangi kandungan berbahaya dari limbah tersebut dengan metode asrbsi
menggunakan karbon aktif. Karbon aktif dipilih karena proses yang mudah dan
juga karena bahan yang mudah ditemukan seperti ampas tebu, cangkang buah
karet dan kulit pisang.
Pembuatan karbon aktif dilakukan dengan cara karbonisasi selama 1
jam.Karbon yang dihasilkan lalu diaktivasi menggunakan KOH dan H3PO4 ,
dengan variasi waktu aktivasi yang digunakan yaitu dengan lama perendaman 6 ,
12 , 18 , 24 , dan 30 jam. Setelah proses aktivasi karbon aktif dengan aktivator
yang berbeda , dilakukan perendaman karbon aktif dengan limbah selama 24 jam
untuk proses adsorbsi . Setelah proses adsorbsi , dilakukan analisis kandungan
limbah dengan menggunakan alat spektrofotometer dan manometer .
Proses adsorbsi limbah dengan penambahan adsorben karbon aktif
menunjukkan penurunan sebesar 74,23% untuk COD dan 59,2% untuk BOD.
Dimana kandungan akhir COD yaitu sebesar 142,21 mg/L dan BOD sebesar
60,37 mg/L . Yang menyatakan bahwa hasil tersebut telah memenuhi standar muu
PerMenLHK No 5 Tahun 2015 dengan batas maksimum COD 150 mg/L dan
BOD 60 mg/L .
Kata Kunci : adsorben, aktivator, waktu perendaman, limbah songket