Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
LIDYA HUSNITA, NIM.342015020
Subject
Fisiologi
Datestamp
2019-11-16 06:15:28
Abstract :
ABSTRAK
Husnita, Lidya. 2019. Analisis Tingkat Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada
Materi Sel Di SMA Negeri Palembang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi,
Program Sarjana (S1) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Muhammadiyah Palembang. Pembimbing : (1) Dr. Sri Wardhani, M.Si. (II) Sulton
Nawawi, S.Pd, M.Pd.
kata kunci : keterampilan berpikir kritis, analisis, sel.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan berpikir kritis siswa
pada materi sel di SMA Negeri Palembang. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif
kuantitatif, populasi penelitian semua SMA Negeri Palembang, sampel penelitian
yaitu SMA Negeri 4 Palembang, SMA Negeri 8 Palembang, SMA Negeri 9
Palembang dan SMA Negeri 19 Palembang. Teknik pengambilan data diambil secara
purposive sampling, memilih berdasarkan letak wilayah dan kecamatan. Instrumen
penelitian meliputi lembar wawancara, kuesioner, observasi, dokumentasi dan tes
pilihan ganda (Multiple Choice Test) berjumlah 20 soal berpikir kritis pada materi sel.
Teknik pengumpulan data meliputi lembar kuesioner, lembar wawancara, lembar
observasi dan soal pilihan ganda berjumlah 20 soal berpikir kritis. Analisis data
menggunakan uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda. Dari
hasil rata-rata observasi siswa keseluruhan berpikir kritis yaitu SMA Negeri 4
Palembang sebesar 33,45%, SMA Negeri 8 Palembang sebesar 31,91%, SMA Negeri
9 Palembang sebesar 30,38% dan SMA Negeri 19 Palembang sebesar 32,67%. Dari
hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil nilai tes keterampilan berpikir kritis yaitu
SMA Negeri 4 Palembang sebesar 25,95%, SMA Negeri 8 Palembang sebesar
42,55%, SMA Negeri 9 Palembang sebesar 34,20% dan SMA Negeri 19 Palembang
sebesar 27,55%. Dari keempat SMA Negeri Palembang diperoleh rata-rata
keseluruhan sebesar 32,56% dikategorikan masih tergolong rendah hal ini disebabkan
bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis siswa masih kurang dalam mengikuti
proses pembelajaran yang diberikan oleh guru.