Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
WILDA KARTIKA, NIM. 122015054
Subject
Teknologi Kimia
Datestamp
2019-11-21 04:26:18
Abstract :
Buah Alpukat merupakan salah satu jenis buah yang banyak terdapat di
Indonesia dan sangat bergizi. Namun demikian bijinya hanya dianggap sebagai
limbah. Padahal kandungan biji alpukat mempunyai banyak manfaat bagi
manusia, salah satu kandungan yang terdapat pada biji alpukat adalah
karbohidrat. Karbohidrat yang terdapat dalam biji alpukat dapat digunakan
sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Bioetanol merupakan salah satu sumber
energi terbarukan yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai energi
alternatif. Pada penelitian ini, pembuatan bietanol dari bahan baku biji alpukat
diproses melalui fermentasi. Variabel yang digunakan massa ragi tape
(Saccharomyces cerevisiae) dengan variasi penambahan yaitu 10 gr, 20 gr, 30 gr,
40 gr dan 50 gr dan waktu fermentasi yaitu 3 hari, 4 hari, 5 hari, 6 hari dan 7 hari.
Dari hasil penelitian didapat bahwa massa ragi tape dan waktu fermentasi
berpengaruh terhadap kadar bioetanol. Kadar bioetanol yang paling tinggi
didapatkan pada massa ragi 50 gram dengan waktu fermentasi 5 hari yaitu
33,6977 %.
Kata Kunci : Biji Alpukat, Hidrolisis, Fermentasi