Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
NUNUNG MIRAWATI, NIM. 702016004
Subject
Penyakit pada Sistem Pernafasan
Datestamp
2020-01-18 05:30:19
Abstract :
Cuci hidung atau nasal irrigation merupakan metode sederhana yang dapat
dilakukan untuk membersihkan rongga hidung dengan cara membantu mengeluarkan
partikel yang memicu inflamasi, menurunkan jumlah mediator inflamasi sehingga
dapat mengurangi inflamasi pada mukosa hidung. Cuci hidung secara rutin
merupakan suatu metode yang mudah untuk dilakukan sebagai upaya pencegahan
terjadinya gangguan pada saluran pernapasan, terutama pada hidung. Namun
pengetahuan masyarakat tentang cuci hidung masih rendah. Tujuan dari penelitian ini
untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan mahasiswa tentang cuci hidung di
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini
menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain deskriptif analitik.
Populasi penelitian ini yaitu seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas
Muhammadiyah Palembang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.
Sampel yang diapatkan yaitu 367 responden, data didapatkan melalui kuesioner dan
dianalisis secara univariat. Hasil yang didapatkan yaitu karakteristik responden
terbanyak adalah perempuan sebesar 75,5%, usia terbanyak responden yaitu usia 19
tahun sebesar 24,8%, angkatan terbanyak yaitu 2019 sebesar 27,5%. Tingkat
pengetahuan mahasiswa tentang cuci hidung didapatkan tingkat pengetahuan dengan
kategori baik sebesar 43,9 %, pengetahuan cukup sebesar 21,8% dan tingkat
pengetahuan kurang sebesar 34,3%.Sumber informasi terbanyak didapatkan melalui
media elektronik sebesar 35,1%, dosen dan mata kuliah 33,2%, pelayanan kesehatan
9,3%, teman 4,4%, media cetak 0,5%, keluarga 1,6% dan lain-lain 15,5%.
Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan
mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang yaitu
baik.
Kata kunci: Cuci Hidung, Tingkat Pengetahuan, Mahasiswa