DETAIL DOCUMENT
PENGARUH AKTIVITAS FISIK AEROBIK TERHADAP TEKANAN DARAH PEROKOK DAN NON-PEROKOK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
RAHMA TRI ROSSA, NIM. 702016066
Subject
Fisiologi Manusia 
Datestamp
2020-01-21 03:45:22 
Abstract :
Merokok masih menjadi salah satu masalah terbesar kesehatan yang dapat menyebabkan kematian.Merokok adalah faktor risiko yang dikenal untuk penyakit kardiovaskular (CVD) yang menyebabkan tekanan darah pada perokok tinggi.Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kestabilan tekanan darah, salah satunya dengan rutin melakukan aktivitas fisik.Aktivitas aerobik secara teratur mampu menurunkan tekanan sistolik dan diastolik, aktivitas fisik aerobik dapat memberikan hasil yang diinginkan apabila dilakukan dengan frekuensi, intensitas serta durasi yang cukup.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik aerobik terhadap tekanan darah perokok dan non-perokok. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan sampel penelitian sebanyak 44 responden yang didapatkan dengan carasimple random sampling. Data penelitian diambil dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah sebelum dan setelah melakukan aktivitas fisik aerobik berupa joging yang dilakukan 3x/minggu selama 4 minggu dengan menggunakan spigmomanometer dan stetoskop merk ABN.Hasil uji Wilcoxon didapati nilai sistolik dan diastolik pada perokok dengan p-value 0,000 dan 0,049 dan pada non-perokok p-value 0,014 dan 0,001.Hasil uji Mann-whitney didapati sistolik dan diastolik setelah intervensi antara perokok dan non-perokok dengan p-value 0,093 dan 0,272.Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh dari aktivitas fisik aerobik terhadap tekanan darahsistolik dan diastolik sebelum dan setelah aktivitas fisik pada kelompok perokok dan non-perokok pada uji Wilxocon dan tidak terdapat perbedaan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bermakna antara kelompok perokok dan non-perokok pada uji Mann-whitney. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Palembang