Abstract :
Kebutuhan akan energi, jumlah penduduk yang disertai dengan jumlah pengguna kendaraan bermotor, transportasi, industri, alat-ala pertanian dan pembangkit listrik semakin meningkat,mengakibatkan cadangan bahan bakar minyak bumi yang dihasilkan di Indonesia semakin sedikit. Biodiesel yang dibuat dari minyak goreng bekas dapat menjadi sumber energi alternatif yang mampu menjawab tantangan tersebut. Pembuatan biodiesel dari minyak goreng bekas pada penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan biodiesel yang memiliki kualitas standar mutu dengan memvariasikan waktu reaksi, suhu dan jumlah katalis pada proses metanolisisnya. Pembuatan biodiesel pada penelitian ini melalui satu tahap proses transesterifikasi dengan RFCUU Base Chemical Al2O3 sebagai katalis. Variasi variabel proses yang digunakan seperti waktu reaksi (10, 20,30, 40, 50 dan 60 menit), suhu (800, 900,1000C, 110oC dan 1200C) dan jumlah katalis (1 %, 2%, 3%, 4%, dan 5 %). Kondisi proses yang optimal adalah 383ok, konsetrasi katalis 4% dan waktu 60 menit. Konversi reaksi sebesar 60.76%. Dengan energy aktifasi 373,44 KJ/mol. Produk biodiesel yang dihasilkan akan diuji dan dianalisa karakteristiknya
Kata Kunci: METHANOLISIS, MINYAK JELANTAH, BIODIESEL