Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
YUYUN NIYATI, NIM. 94217008
Subject
Teknologi Kimia
Datestamp
2020-06-11 04:46:19
Abstract :
Air limbah industri pupuk yang banyak mengandung fosfat dan
ammonium seringkali membentuk endapan yang mampu menyumbat aliran pipa
yang berakibat pada penurunan efisiensi pompa di instalasi pengolahan air
limbah. Kandungan fosfat dan ammonium dalam konsentrasi tinggi ini dapat
dijadikan sumber sekunder untuk membuat pupuk fosfat, dengan merecoverynya
menjadi senyawa magnesium Ammonium Phospat (MgNH4PO4.6H2O).
Pada penelitian ini, magnesium Ammonium Phospat di kristalisasi
menggunakan Aeration Cone Column Crystallizer (ACCC) dengan absorben
zeolite alam yang telah modifikasi dengan ion Magnesium (Zeo-Mg). Penelitian
juga dilakukan dengan menggunakan proses Batch, yang hasilnya dijadikan basis
variabel pada sistem ACCC. Pengaruh aktifasi zeolite, penambahan Zeo-Mg (10 ?
30 gr), rasio reaktan PO4 dan NH4 (1:1 ? 1:3), perubahan pH larutan (6 ? 9), dan
lamanya waktu reaksi (0 ? 60 menit) terhadap persentase penyisihan PO4 menjadi
parameter yang dianalisa pada proses kristalisasi magnesium Ammonium
Phospat. Zeo-Mg dan magnesium Ammonium Phospat yang dihasilkan dianalisa
menggunakan Scanning Electron Microscopy danEnergy Dispersive X-ray
Spectroscopy. Dari hasil penelitian menggunakan ACCC, didapatkan persentase
penyisihan PO4 dengan absorben Zeo-Mg adalah sebesar 65% dalam 16 menit dan
mengikuti persamaan kinetika reaksi orde satu, dengan konstanta laju reaksi 0,21
min-1. Larutan mencapai kesetimbangan persentase penyisihan PO4 pada pH 8,10
setelah 28 menit. Proses pemisahan fosfat dengan absorben Zeo-Mg menjadi
magnesium Ammonium Phospat secara berkesinambungan pada sistem ACCC
merupakan proses baru pengolahan air limbah yang dapat diterapkan dalam skala
industri.
kata kunci: ADSORPSI, KRISTALISASI