Institusion
Universitas Muhammadiyah Palembang
Author
MIFTAHUL IKHWAN, NIM. 422015014
Subject
teknologi produksi tanaman
Datestamp
2020-06-20 04:57:43
Abstract :
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui dan menentukan pengaruh
pemberian pupuk organik cair batang pisang dan pupuk SP 36 terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman jagung hibrida (Zea mays L.). Penelitian ini
telah dilaksanakan di Arhanud 12 Batrai R Sungai Dua, Kabupaten Bayuasin
Sumatera Selatan, dari bulan Mei ? Agustus 2019. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah split-plot design dengan 16 kombinasi perlakuan dan diulang
sebanyak 3 kali. Adapun perlakuan yang diberikan meliputi petakan utama yaitu
pupuk organik cair batang pisang antara lain O0= 0 L/ha, O1= 7,5 L/ha = 3,4
ml/petak, O2= 15 L/ha = 6,7 ml/petak, dan O3= 22,5 L/ha = 10,1 ml/petak, dan
anak petakan yaitu pupuk SP-36 antara lain P1= 50 kg/ha = 22.5 g/petak, P2= 100
kg/ha = 45 g/petak, P3= 150 kg/ha = 67.5 g/petak, dan P4= 200 kg/ha = 90 g/petak.
Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), jumlah
daun (helai), panjang tongkol (cm), diameter tongkol (cm), berat tongkol (g), berat
biji per tanaman (g), produksi jagung per petak (kg). Berdasarkan hasil
pengamatan analisis keragaman menunjukan bahwa perlakuan pupuk organik cair
batang pisang dengan dosis 22,5 L/ha memberikan pengaruh terbaik terhadap
pertumbuhan dan produksi tanaman jagung hibrida, perlakuan pupuk SP-36
dengan dosis 200 kg/ha memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan
produksi tanaman jagung hibrida. Secara tabulasi perlakuan kombinasi pupuk
organik cair batang pisang 22,5 L/ha dengan pupuk SP-36 dengan dosis 200 kg/ha
memberikan pengaruh tertinggi terhadap produksi jagung hibrida sebesar 2,43
kg/petak atau 4,32 ton/ha.
kata kunci: pupuk organik, produksi tanaman jagung