Abstract :
EPAN, Pengaruh takaran pupuk organik kotoran sapi dan pupuk hayati pada
pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah ( Allium ascalonicum L. ), ( di
bimbing oleh IIN SITI AMINAH dan NURBAITI AMIR ). Penelitian bertujuan
untuk mengetahui dan menentukan takaran pupuk organik kotoran sapi dan pupuk
hayati terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium
ascslonicum L ). Penelitian ini telah dilaksanakan pada lahan pertanian di Jln.
Pangkalan Brandan, RT 05, RW 05 Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang
Ubi Barat, Kabupaten Pali ( Pendopo ), Sumatra Selatan. Dari bulan Juni sampai
Agustus 2019. Perlakuan dilakukan dengen menggunakan Rancangan Acak Kelompok
Faktorial (RAK) dengan 2 faktor, yaitu takaran pupuk organik kotoran sapi dan pupuk
hayati dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan dengan 36 petak
percobaan dan 5 tanaman contoh. Adapun perlakuannya takaran pupuk organik kotoran
sapi, K1=5 ton/ha, K2= 10 ton/ha, dan K3= 15 ton/ha dan pemberian pupuk hayati yaitu
H0= tanpa pupuk), H1= 60 kg/ha (12 g/petak), H2=90 kg/ha (18 g/petak) dan H3= 120
kg/petak (24 g/petak). Hasil penelitian menunjukan perlakuan pupuk organik kotoran
sapi dan pupuk hayati dengan kombinasi K3H1 15 ton/ha+60 ton/ha menunjukan hasil
yang tertinggi pada pertumbuhan dan produksi bawang merah ( Allium ascalonicum
L.) dengan rata-rata berat umbi setara dengan 4 ton/ha.
kata kunci: TAKARAN PUPUK, PUPUK HAYATI, TANAMAN BAWANG MERAH