Abstract :
Sundari. 2019. Pengaruh Pemberian Mikroorganisme Lokal (MOL) Buah Pedada
(Sonneratia caseolaris L.) terhadap Pertumbuhan Selada (Lactuca sativa L.).
Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, Program Sarjana (S1) Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan. Pembimbing (I) Susi Dewiyeti, S.Si., M.Si. (II) Ervina
Mukharomah, S.Pd., M.Si.
Kata kunci: Buah Pedada (Sonneratia caseolaris L.), MOL, Selada (Lactuca sativa
L.).
Peran MOL sebagai komponen pupuk organik tidak hanya bermanfaat bagi tanaman
tetapi juga bermanfaat sebagai agen dekomposer (Pengurai). Penelitian ini dilatar
belakangi dengan banyaknya buah pedada (Sonneratia caseolaris L.) matang yang
tidak dimanfaatkan secara optimal. Masalah dalam penelitian ini: (1) bagaimana
pengaruh MOL buah pedada terhadap pertumbuhan selada (Lactuca sativa L.)? (2)
pada konsentrasi berapakah MOL buah pedada yang optimal terhadap pertumbuhan
selada? Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui pengaruh MOL buah pedada
terhadap pertumbuhan selada (2) untuk mengetahui konsentrasi MOL buah pedada
yang optimal terhadap pertumbuhan selada. Hipotesis penelitian ini adalah: (1) tidak
ada pengaruh pemberian MOL buah pedada terhadap pertumbuhan selada (2) ada
pengaruh pemberian MOL buah pedada terhadap pertumbuhan selada. Penelitian ini
merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap
(RAL) 8 perlakuan yaitu kontrol, 10 ml, 20 ml, 30 ml, 40 ml, 50 ml, 60 ml dan 70 ml
MOL buah pedada. Parameter yang diamati meliputi berat basah, berta kering dan
kadar air tanaman selada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MOL buah pedada
tidak ada pengaruh yang signifikansi terhadap berat basah, berat kering dan kadar air
tanaman selada. Konsentrasi yang paling baik untuk pertumbuhan selada adalah pada
perlakuan p4 (40 ml MOL + 100 ml Air).