Abstract :
Berbelanja secara online telah menjadi suatu alternatif untuk mendapatkan
barang-barang ataupun jasa dimana penjualan secara online berkembang baik dari
segi pelayanan, efektivitas, keamanan, dan juga popularitas. Kepercayaan telah
dipertimbangkan sebagai suatu katalis dalam berbagai transaksi antara penjual dan
pembeli agar kepuasan konsumen dapat terwujud sesuai dengan yang diharapkan.
Citra pada suatu merek merefleksikan image dari perspektif konsumen dan
melihat janji yang dibuat merek tersebut pada konsumennya, citra merek akan
berpengaruh langsung terhadap tingginya minat beli terhadap suatu produk.
Selebriti sebagai endorser dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen,
celebrity endorser dari seorang artis terdiri dari faktor kredibilitas, daya tarik, dan
power yang secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap
motif dan keputusan pembelian suatu produk. Pada penelitian ini bertujuan untuk
melihat apakah terdapat perbedaan motif pembelian konsumen berdasarkan
tingkat kepercayaan, brand image dan celebrity endorser melalui media sosial.
Pada penelitian ini alat ukur mengunakan skala likert yang mengukur motif
pembelian, tingkat kepercayaan, brand image dan celebrity endorser. Pengolah
data dilakukan dengan menggunakan sistem komputer dengan program spss versi
17.0. Data dikumpulkan dari 130 skala yang disebar pada responden wanita yang
pernah melakukan pembelian online minimal lima kali dalam setahun terakhir.
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan yang signifikan motif
pembelian konsumen berdasarkan, tingkat kepercayaan, brand image dan
celebrity endorser dengan besarnya kontribusi efektif 16,1 %, dan secara terpisah
8,7% untuk tingkat kepercayaan, 7,4% untuk brand image dan 14,9% untuk
celebrity endorser.