Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan kecerdasan emosional dengan
burnout pada perawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi
Sumatera Utara, hubungan dukungan sosial keluarga dengan burnout pada perawat di
Rumah Sakit Jiwa Prof Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara dan secara
bersama-sama hubungan kecerdasan emosional dan dukungan sosial keluarga dengan
burnout pada perawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi
Sumatera Utara. Populasi adalah keseluruhan unsur yang mempunyai satu karakteristik
yang sama. Penelitian ini mengambil satu karakteristik yaitu perawat di Rumah Sakit
Jiwa Prof. Dr. Muhammad Ildrem Provinsi Sumatera Utara.
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara dari 151 perawat diambil 80
orang perawat untuk keperluan uji coba angket dan 71 orang perawat digunakan untuk
penelitian. Data penelitian ini dianalisis dengan dua tahap yaitu uji persyaratan dan
pengujian hipotesis. Selanjutnya seluruh data dianalisis dengan menggunakan statistik
analisis regresi yaitu regresi ganda.
Berdasarkan hasil analisis didapatkan koefisien korelasi sederhana antara X1
dengan Y sebesar rx1y = -0,367 dengan p = 0,001 < 0,05. Nilai tersebut menunjukkan
bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara kecerdasan emosional
dengan burnout. Nilai koefisien determinasi dari hubungan antara kecerdasan emosional
dengan burnout adalah sebesar r2 = 0,135. lni menunjukkan bahwa besarnya kontribusi
efektif antara kecerdasan emosional dengan burnout adalah 13,5%. Koefisien korelasi
sederhana antara X2 dengan Y sebesar rx2y = -0,283 dengan p = 0,008 < 0,05. Nilai
tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara
dukungan sosial keluarga dengan burnout. Nilai koefisien determinasi dari hubungan
anatara dukungan sosial keluarga dengan burnout adalah sebesar r
2 = 0,102. Ini
menunjukkan bahwa besarnya kontribusi efektif antara dukungan sosial keluarga dengan
burnout adalah 10,2%. Hasil regresi berganda menunjukkan nilai F = 10,585 dengan p =
0,000 < 0,05. Nilai tersebut menunjukkan bahwa secara bersama-sama terdapat hubungan
yang negatif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan dukungan sosial keluarga
dengan burnout. Nilai koefisien determinasi dari hubungan kecerdasan emosional dan
dukungan sosial keluarga dengan burnout adalah sebesar r2 = 0,237. Hal ini berarti
besarnya kontribusi efektif antara kecerdasan emosional dan dukungan sosial keluarga
dengan burnout adalah sebesar 23,7%.