Abstract :
Tujuan penelitian ini untuk menguji hubungan kecerdasan emosional dan
dukungan sosial dengan stres kerja pada dokter residen di Rumah Sakit Umum
Pusat H. Adam Malik Medan. Subjek penelitian adalah dokter residen dari
departemen bedah, obgyn, dan anestesi sebanyak 132 orang. Pendekatan yang
dipergunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif korelasional.
Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan total sampling. Peneliti
menggunakan 3 (tiga) jenis skala yaitu skala stres kerja, skala kecerdasan
emosional dan skala dukungan sosial. Adapun teknik analisis data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis
data diperoleh koefisien Freg = 9,682 dimana p < 0,05. Menunjukkan bahwa
terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan dukungan
sosial dengan stres kerja pada dokter residen di Rumah Sakit Umum Pusat H.
Adam Malik Medan. Variabel kecerdasan emosional dengan stres kerja memiliki
nilai sebesar -0,184 dengan nilai p < 0,05, artinya arah hubungan variable negatif
yaitu semakin tinggi kecerdasan emosional akan semakin rendah stres kerja.
Sedangkan variabel dukungan social dengan stres kerja memiliki nilai sebesar-
0,268 dengan p < 0,05, artinya arah hubungan kedua variabel negatif, artinya
semakin tinggi dukungan sosial akan semakin rendah stres kerja.