Abstract :
Depresi pasca stroke adalah gangguan mood yang dapat terjadi setiap saat setelah
stroke. Latihan fisik merupakan aktivitas fisik yang terencana, terstruktur,
melibatkan gerakkan tubuh berulang-ulang untuk memperbaiki atau
mempertahankan kesehatan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji
pengaruh latihan fisik terhadap depresi pasca stroke. Desain penelitian yang
digunakan adalah quasi eksperimental dengan subjek penelitian 20 orang.
Penelitian ini menggunakan subjek penelitian yaitu stroke hemoragik dan stroke
iskemik. Usia subjek penelitian berkisar antara 40 sampai 50 tahun. Kategori
depresi pada kategori depresi sedang dan depresi berat. Jumlah subjek penelitian
pada depresi sedang adalah 8 orang dan depresi berjumlah 12 orang. Hasil
penelitian menunjukkkan bahwa ada pengaruh signifikan pengaruh latihan fisik
terhadap depresi pasca stroke menunjukkan nilai Z hitung < Z table pada taraf 5%
atau -3,967 < -1,96 dan nilai p < 0,05 dengan demikian bahwa terjadi pengaruh
yang positif latihan fisik dalam menurunkan level depresi pada pasien pasca
stroke. Hasil penelitian ini dapat dijadikan informasi dan referensi kepada praktisi
kesehatan sebagai acuan dalam interverensi pelayanan terapi untuk meningkatkan
kemampuan fungsional pada pasien depresi pasca stroke.