Abstract :
Komunikasi merupakan media tukar menukar gagasan, sikap, nilai, opini dan
fakta. Komunikasi merupakan fakta penting bagi pencapaian tujuan organisasi,
dimana hampir 90 % kegiatan manusia dilakukan dengan berkomunikasi.
Komunikasi juga merupakan faktor yang penting bagi pencapaian tujuan suatu
organisasi bisnis. Seorang pimpinan secara rutin harus berkomunikasi dengan
bawahannya untuk meminta mereka membuat surat aduan, membuat surat edaran
umum, membuat surat kontrak kerja sama, membuat surat balasan/ tanggapan dan
sejenisnya.
Berdasarkan atas penelitian pendahuluan yang dilakukan pada PT. Arles
Palaguna Sejahtera Pematang Siantar, maka ditemukan masalah yang dihadapi
perusahaan yaitu : Penyampaian informasi dalam berkomunikasi kurang jelas,
sehingga menghambat produktivitas kerja karyawan.
PT. Arles Palaguna Sejahtera Pematang Siantar merupakan salah satu
perusahaan perkebunan swasta Nasional yang dikelola oleh perusahaan pribumi yang
saat ini membudidayakan tanaman kelapa sawit dalam bentuk minyak CPO (Crude
Palm Oil) di pabrik sendiri dengan kapasitas 20 ton/jam. Perusahaan ini mempunyai
struktur organisasi bentuk garis dan staf dimana pelimpahan wewenang langsung ke
kepala bagian masing-masing unit.
Dari analisis yang penulis lakukan terhadap peranan komunikasi terhadap
produktivitas kerja pada PT. Arils Palaguna Sejahtera Pematang Siantar, maka dapat
ditarik beberapa kesimpulan diantaranya adalah :
1. Sistem komunikasi yang ada pada PT. Arles Palaguna Sejahtera Pematang Siantar
adalah berdasarkan kerja sama dari setiap karyawan dengan atasan yang
mempunyai fungsi, tugas dan tanggung jawab. Sistem komunikasi secara vertikal,
komunikasi yang dilakukan dalam sistem komunikasi formal, dimana terlihat
bahwa komunikasi dari atasan kepada bawahan berupa instruksi, petunjuk dan
penjelasan. Dengan adanya komunikasi kepada atasan, maka instruksi pimpinan
dapat dimengerti, diterima dan dilaksanakan.
2. Peranan komunikasi untuk meningkatkan efektivitas kerja pada PT. Aries
Palaguna Sejahtera Pematang Siantar dapat tercapai oleh karena struktur
organisasi telah berjalan sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing.
Apabila komunikasi sudah berjalan dengan baik dan lancar, maka perusahaan
telah memenuhi efektivitas kerja perusahaan.
3. Pada PT. Arles Palaguna Sejahtera Pematang Siantar, pengambilan keputusan
dilakukan oleh pimpinan atau manajer.