Abstract :
Setiap perusahaan mengharapkan organisasinya berjalan lancar dan baik. Untuk menjaga agar organisasi perusahaan itu dapat berjalan dan baik, maka diperlukan antara lain alat penghubung antar bagian dalam organisasi yaitu komunikasi. Oleh sebab itu setiap organisasi, baik dalam bentuk apapun dan apa tujuannya adalah dibantu, disatukan dan melakukan fungsinya melalui proses komunikasi. Komunikasi yang baik adalah komunikasi dua arah. Akan tetapi dalam organisasi sering terjadi komunikasi melalui penengan atau perantara, sehingga terjadi komunikasi tidak langsung. Misalkan suatu perintah menurut prinsip organisasi harus mengalir dari atas ke bawah melalui rantai-ranai komando, sehingga prinsip akan mempengaruhi ketetapan dari komunikasi dan penugasanyang disampaikan.